KIP Aceh Ikuti Seminar KPU RI, Bahas Penguatan Peran Perempuan dalam Demokrasi

Ketua KIP Aceh, Agusni AH bersama Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KIP Aceh, Khairunnisak dan Ketua Divisi Hukum dan Pengawan KIP Aceh, Ahmad Mirza Safwandy mengikuti seminar dalam rangka International Women's Day yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring dari Kantor KIP Aceh, Kamis (12/03/2026).

Seminar tersebut mengangkat tema “Penguatan Peran Perempuan dalam Proses Elektoral Sebagai Pilar Demokrasi Substantif.” Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin.

Dalam pelaksanaannya, Agusni AH, Khairunnisak dan Ahmad Mirza Safwandy mengikuti kegiatan tersebut didampingi oleh Kepala Bagian Perencanaan, Data dan Informasi KIP Aceh, Emil Wardana, Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, Hubungan Masyarakat, Hukum, dan SDM KIP Aceh, Fahmi, PKP Ahli Madya KIP Aceh, Nur Azizah, serta Kepala Subbagian Keuangan KIP Aceh, Arfah Salwa.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pemateri perempuan inspiratif dari berbagai institusi, di antaranya Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU RI, Iffa Rosita, perwakilan Komisi II DPR RI, Komisi XII DPR RI, Badan Pusat Statistik (BPS), Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP), serta Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KIP Aceh Agusni AH menyampaikan bahwa penguatan peran perempuan merupakan bagian penting dalam membangun demokrasi yang berkualitas.

"Penguatan perempuan ditanamkan untuk meneguhkan harga diri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta bertanggung jawab dengan kodratnya," papar Agusni AH.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan perempuan dalam proses elektoral tidak hanya penting dari sisi partisipasi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai demokrasi yang inklusif dan berkeadilan.

Seminar ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses elektoral, sekaligus mendorong terciptanya demokrasi yang lebih inklusif dan responsif gender di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari refleksi dalam memperingati International Women's Day dengan menegaskan peran strategis perempuan dalam penguatan demokrasi substantif.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 5 Kali.